Tumpah ruah ribuan Santri dan warga Nahdhiyin memenuhi Alun-alun Wonosari, Ahad (22/10) untuk mengikuti Apel Akbar dan Istighosah dalam rangka Hari Santri Nasional 2017 yang diselenggarakan oleh PC Nahdhatul Ulama Gunungkidul dan dihadiri Pengurus Besar dan Wilayah NU, Forkompinda, Kepala Kemenag H. Aidi Johansyah,S.Ag.,MM beserta unsur Rapim, PD Muhammadiyah, Ulama dan Kyai pimpinan Pontren Gunungkidul. |Min|

Menyambut Hari Santri Nasional 2017 Kantor Kemenag Gunungkidul (Jum’at, 20/10/2017) mengadakan senam dan jalan bersama yang diikuti Kepala Kankemenag  Aidi Johansyah, Kasubag/Kasi/Penyelenggara, Kepala dan staf KUA, Penyuluh serta Penghulu. Puncak  Hari Santri Nasional 2017 akan dilaksanakan upacara di Alun-alun Wonosari (Ahad, 22/10/2017). |Min|

Dihadapan Wakil Bupati, Forkompinda, ulama, tokoh agama dan masyarakat, pimpinan pontren dan OPD terkait Kepala Kanwil Kemenag DIY Drs. HM. Lutfi Hamid, M.Ag di RR 1 Setda Pemda Gunungkidul (Rabu, 18/10/2017) menyampaikan gagasan pentingnya ketahanan keluarga. Menurutnya kedepan Yogyakarta (Gunungkidul) menghadapi era industrialisasi dan kalau umat Islam masih berkutat dengan persoalan khilafiyah yang berkepanjangan maka ada umat yang tidak teradvokasi baik dari aspek pendidikan, ekonomi, moral dan lainnya yang menyebabkan rapuhnya keutuhan dan ketahanan keluarga. Yang pada akhirnya akan mempengaruhi ketahanan negara. |Min|

Penampilan Masruri, S.Ag dihadapan Yuri Pemilihan Penyuluh Agama Islam Teladan Tk Nasional IX Tahun 2017 di Redtop Hotel & Convention Centre Jakarta Rabu (27/09/2017). Membawakan makalah berjudul Optimalisasi Peran Penyuluh Agama melalui Program Silaturahmi Al Qur’an, Studi Kasus Majelis Taklim Al Hikmah Songbanyu Girisubo Gunungkidul.|Min|

Pimpinan Kantor Kementerian Agama Gunungkidul beserta jajarannya Siap Wujudkan 5 Budaya Kerja Kementerian Agama Republik Indonesia dan Implementasikan Zona Integritas (ZI)..


23 Oktober 2017 / 00:34 WIB
PUNCAK HARI SANTRI NASIONAL 2017

Tumpah ruah ribuan Santri dan warga Nahdhiyin memenuhi Alun-alun Wonosari, Ahad (22/10) untuk mengikuti Apel Akbar dan Istighosah dalam rangka Hari Santri Nasional [HSN] 2017 yang diselenggarakan oleh PC Nahdhatul Ulama Gunungkidul dan dihadiri Pengurus Besar dan Wilayah NU, Forkompinda, Kepala Kemenag H. Aidi Johansyah,S.Ag.,MM beserta unsur Rapim, PD Muhammadiyah, Ulama dan Kyai pimpinan Pontren Gunungkidul. Dalam sambutannya Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos mengatakan HSN yang telah ditetapkan dengan Kepres RI No. 22 Tahun 2015 merupakan penegasan bahwa radikalisme atas nama agama dan ideologi khilafah anti pancasila bukan madzab Santri nusantara. “Untuk itu saya memohon sinergitas Ulama, Kyai, dan Santri untuk bersama-sama membangun Gunungkidul yang maju, berdaya saing, mandiri dan sejahtera lahir-batin”, pintanya lebih lanjut.   Sedangkan dalam tausiyah dan orasi kebangsaannya Rois Syuriyah PB Nahdhatul Ulama KH. Ahmad Said Asrori memaknai resolusi jihad sebagai perjuangan memerangi kebodohan dengan penguatan pendidikan di pesantren, memerangi kemiskinan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat, dan memerangi siapapun apakah perorangan, golongan atau kelompok yang akan memecah belah keutuhan NKRI. Beliau juga mengajak dengan HSN momentum untuk mengukuhkan 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945|Min|.. selengkapnya




17 September 2017 / 04:34 WIB
PUSAT PANTAU PELAKSANAAN BINWIN CATIN

Tim Monev Bimwin Kementerian Agama RI Selasa (12/09/2017) berkunjung ke KUA Wonosari untuk memantau pelaksanaan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. Dua orang anggota Tim secara langsung dan dekat ingin mengetahui sekaligus evaluasi atas pelaksanaan bimwin yang baru pertama dilaksanakan secara masal. Kasubdit Pemberdayaan KUA Adib Machrus dan Alissa Wahid (Putri Gus Dur) berkesempatan sedikit menyampaikan materi dan berdialog dengan peserta. Menurutnya perkawinan mempunyai empat pilar yang menentukan sebuah keluarga akan kokoh atau rapuh. Pertama, berpasangan (zawaj) yaitu pasangan suami isteri saling melengkapi, menopang dan kerja sama. Kedua, janji kokoh (mitsaqan ghalizhan). Suami-isteri sama-sama menghayati perkawinan sebagai ikatan yang kokoh agar bisa menyangga seluruh sendi-sendi kehidupan rumah tangga. .. selengkapnya




23 Agustus 2017 / 02:16 WIB
PEMBINAAN PERWAKAFAN BAGI PENYULUH

Sebanyak 50 Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS mengikuti Pembinaan Perwakafan yang diselenggarakan Seksi Bimas Rabu (23/8/2017) di Ruang Rapat IV Pemda Gunungkidul. Pembinaan ini sebagai salah satu upaya agar pemanfaatan wakaf bisa optimal. Menurut salah satu nara sumber kegiatan tersebut Roy Renwari dari Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia (YEWI) potensi wakaf sesungguhnya sangat besar, baik wakaf benda tidak bergerak maupun wakaf uang. (min).. selengkapnya




23 Agustus 2017 / 00:35 WIB
Juknis BOS 2017

Kementerian  Agama  melalui Direktorat  Jenderal  Pendidikan  Islam selalu  memberikan  prioritas  anggaran  pendidikan pada  madrasah agar  dapat  membantu  anak  usia  sekolah bisa merasakan  pendidikan  yang  layak  di  madrasah.  Tentu  dalam  hal  ini  tidak  terlepas  dari  kinerja  para penanggungjawab  BOS  di  setiap  satuan  kerja  Kementerian  Agama  sehingga  proses  pelaksanaan  program BOS pada madrasah dapat terlaksana dengan optimal. Pelaksanaan  program BOS melalui  APBN yang  alokasi  anggarannya  tidak  sedikit  ini harus dapat dipertanggungjawabkan  oleh  semua  pelaksana  baik  di  satuan  kerja  Kementerian  Agama  maupun madrasah swasta, sehingga diperlukan regulasi dalam bentuk petunjuk teknis yang dapat dipahami dan  dijadikan  pedoman  dalam pelaksanaan  program  BOS  tahun  2017... selengkapnya




13 Agustus 2017 / 19:05 WIB
Keluhan Jemaah Tentang Lift Pemondokan Langsung Ditindaklanjuti

Madinah (Kemenag) --- Ada keluhan soal lift rusak di pemondokan jemaah haji Indonesia. Keluhan ini kemudian langsung ditindaklanjuti oleh petugas Daker Madinah.  “Ketika kemarin ada laporan lift rusak, kita langsung datang ke sini, untuk kami cek. Tim perumahan, yang diketuai oleh Pak Ihsan, langsung melakukan pengecekan,” tegas Kepala Daker Madinah Amin Handoyo, Minggu (13/08)... selengkapnya





Berita Sebelumnya:













BIMBINGAN TILAWAH 




"Ikhlas Beramal"

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui." (Q.S. Al-Ankabut: 64)
"Hati-hatilah terhadap prasangka. Sesungguhnya prasangka adalah omongan paling dusta." (HR. Bukhari)
"Kebajikan itu ialah akhlak yang baik dan dosa itu ialah sesuatu yang merisaukan dirimu dan kamu tidak senang bila diketahui orang lain." (HR. Muslim)






BIMAS ISLAM TV | YOUTUBE CHANNEL





Copyright (c) 2013, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Jl. Brigjen Katamso No. 13 Wonosari Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta 55813 Telphon : 0274-391313  
Web Development & Jasa SEO Indonesia by Jogjashop.com